Loading .. Please wait

OPENING BULAN K3 PT PATRA LOGISTIK 2026, KNKT TEGASKAN PENTINGNYA MANAJEMEN RISIKO TRANSPORTASI BBM

Image

JAKARTA – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menegaskan kembali pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai fondasi utama dalam sistem manajemen keselamatan transportasi, khususnya pada kegiatan pengangkutan bahan bakar minyak yang memiliki tingkat risiko tinggi. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Opening Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PT Patra Logistik Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Senin, 12 Januari 2026 di Hotel The Grove Suites Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono hadir sebagai narasumber dalam seminar keselamatan transportasi darat yang menjadi bagian dari rangkaian pembukaan Bulan K3 PT Patra Logistik. Kehadiran KNKT merupakan wujud peran lembaga sebagai mitra strategis para pemangku kepentingan transportasi dalam mendorong peningkatan keselamatan, sekaligus penguatan budaya keselamatan secara berkelanjutan di sektor distribusi energi. Pengangkutan BBM melalui moda transportasi darat memiliki karakteristik bahaya yang khas karena sifat muatan yang mudah terbakar, beracun, dan berpotensi menimbulkan ledakan, sehingga membutuhkan pengelolaan risiko yang sistematis dan disiplin yang tinggi dalam implementasi keselamatan dan kesehatan kerja.

Ketua KNKT dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa keselamatan tidak boleh dipandang sebagai formalitas atau sekadar pemenuhan regulasi, melainkan harus menjadi cara berpikir dan cara bekerja setiap insan transportasi. “Keselamatan adalah investasi jangka panjang, bukan beban operasional. Setiap upaya pencegahan melalui penerapan K3 yang konsisten akan menjadi pelindung bagi manusia, lingkungan, dan aset, serta menjaga keberlanjutan operasi transportasi.”,  tegas Soerjanto dalam sambutannya.

Materi yang disampaikan KNKT menyoroti bahwa penerapan K3 pada mobil tangki BBM harus dimulai dari identifikasi bahaya dan analisis risiko yang menyeluruh, dilanjutkan dengan pengendalian risiko melalui prosedur kerja yang baku, kesiapan sarana dan armada, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Faktor manusia, seperti disiplin, kelelahan, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, dan kesadaran akan risiko, menjadi salah satu kunci utama dalam pencegahan kecelakaan. Selain itu, kondisi teknis kendaraan, kelengkapan peralatan keselamatan, serta kesiapan dalam penanganan keadaan darurat juga memiliki peran yang tidak terpisahkan dalam sistem keselamatan pengangkutan BBM.

KNKT juga menegaskan pentingnya membangun budaya keselamatan yang kuat di seluruh lini organisasi. Budaya keselamatan hanya dapat terwujud apabila terdapat komitmen manajemen, kompetensi yang memadai, serta kesadaran berkelanjutan bahwa risiko selalu ada dan harus dikelola secara aktif. Dalam konteks ini, pelaporan bahaya, evaluasi berkala, dan pembelajaran dari setiap potensi kegagalan menjadi bagian dari proses peningkatan keselamatan yang berkesinambungan. Pendekatan pencegahan melalui sistem yang efektif diyakini mampu memutus rantai terjadinya kecelakaan sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.

PT Patra Logistik sebagai perusahaan yang bergerak di bidang logistik energi dinilai memiliki peran strategis dalam memastikan distribusi BBM yang aman dan andal. Melalui peringatan Bulan K3 Tahun 2026, perusahaan menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat kesadaran dan keterlibatan seluruh pekerja dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyelaraskan kebijakan perusahaan, praktik operasional, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku agar keselamatan menjadi bagian integral dari setiap aktivitas kerja.

Menutup paparannya, Ketua KNKT mengingatkan bahwa tingkat keselamatan ditentukan oleh sistem yang dirancang dan dijalankan dengan benar. “Keselamatan itu hasil dari disiplin, kepedulian, dan komitmen bersama. Jika sistem keselamatan dibangun dengan baik, maka risiko dapat dikendalikan dan kecelakaan dapat dicegah,” ujarnya. KNKT berharap sinergi antara regulator, operator, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna mewujudkan transportasi yang selamat dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung kelancaran distribusi energi nasional.

Share:

BERITA TERKAIT

Survey